maaflah.
entah apa di minta maafkan, tak tahulah.
hidup kebelakangan ini terlalu menerujakan.
terlalu menuntut masa, tenaga dan jiwa.
secara sepenuhnya.
pada masa yang sama;
cinta , hati masih dalam percaturan.
atas pagar.
entah yang kiri;
yang paling dicintai.
yang diadorasi secara menggila.
yang terlalu aditif.
dan dia juga yang terlalu merbahaya untuk
masa depan dan keseluruhannya.
atau-
entah yang kanan;
yang direstui bonda,
yang punya kerjaya cerah,
yang punya harta menjamin
anak dan keluarga
namun dia juga yang langsung tidak menerujakan jiwa.
haih.
Friday, 15 May 2015
Monday, 10 November 2014
adorasi
Bibir itu.
Yang menjerit, yang memaki.
dan bibir itu juga,
yang mengucup dan mengukir hati.
Happy 30 Oct & 10 Nov, darls.
Sunday, 2 November 2014
moonlight.
Saya merasakan sekarang ini saya sedang menjadi seorang yang tamak.
Saya mahukan lebih.
saya menuntut dengan tanpa batasan.
sepertinya
semua yang sedang berlaku ini;
tidak cukup.
Langsung tidak cukup.
Ya.
Saya cintakan dia.
dan ya,
Saya rela menyerahkan segalanya.
Apa berdosakah saya menuntut pulangan yang sama?
Saya mahukan lebih.
saya menuntut dengan tanpa batasan.
sepertinya
semua yang sedang berlaku ini;
tidak cukup.
Langsung tidak cukup.
Ya.
Saya cintakan dia.
dan ya,
Saya rela menyerahkan segalanya.
Apa berdosakah saya menuntut pulangan yang sama?
Saturday, 1 November 2014
post fight event.
He kissed my forehead. Our eyes met. My fingers linger through his strong figured face. His naturally well shaped brows. His lil goatee which he kept once I told him how crazy I am over guy with goatee. His stubborn chin. His thin nicotined lips. His lil scar on his right cheekbone. His high cheekbone. Gosh. How could I am not love this man?
Then I ask him, "Do you really loves me? "
He smirk and pretend sleeping.
His reactions broke my heart.
But then he hold my hand and brought it to his chest. Still. His heart. Still. Back to his chest and then to his lips. Still. He kissed my fingers.
Only then I knew.
His love is beyond words.
Friday, 17 October 2014
Monday, 6 October 2014
Friday, 19 September 2014
Dia punya perancangan.
Entah kenapa.
Tiap kali hati jiwa dan perasaan ini ditikam;
Akan muncul seseorang yang akan (cuba) meredakan.
Mungkin ini. Mungkin itu.entahlah.
Sepertinya sebuah petanda.
Tiap kali hati jiwa dan perasaan ini ditikam;
Akan muncul seseorang yang akan (cuba) meredakan.
Mungkin ini. Mungkin itu.entahlah.
Sepertinya sebuah petanda.
Subscribe to:
Posts (Atom)