Monday, 10 November 2014

adorasi

Bibir itu.
Yang menjerit, yang memaki.

dan bibir itu juga, 
yang mengucup dan mengukir hati.




Happy 30 Oct & 10 Nov, darls.


Sunday, 2 November 2014

moonlight.

Saya merasakan sekarang ini saya sedang menjadi seorang yang tamak.

Saya mahukan lebih.
saya menuntut dengan tanpa batasan.
sepertinya
semua yang sedang berlaku ini;
tidak cukup.



Langsung tidak cukup.


Ya.
Saya cintakan dia.
dan ya,
Saya rela menyerahkan segalanya.


Apa berdosakah saya menuntut pulangan yang sama?

Saturday, 1 November 2014

post fight event.


He kissed my forehead. Our eyes met. My fingers linger through his strong figured face. His naturally well shaped brows. His lil goatee which he kept once I told him how crazy I am over guy with goatee. His stubborn chin. His thin nicotined lips. His lil scar on his right cheekbone. His high cheekbone. Gosh. How could I am not love this man?

Then I ask him, "Do you really loves me? "
He smirk and pretend sleeping.
His reactions broke my heart.

But then he hold my hand and brought it to his chest. Still. His heart. Still. Back to his chest and then to his lips. Still. He kissed my fingers.
                                   


Only then I knew.
His love is beyond words.

Monday, 6 October 2014

Friday, 19 September 2014

Dia punya perancangan.

Entah kenapa.
Tiap kali hati jiwa dan perasaan ini ditikam;
Akan muncul seseorang yang akan (cuba) meredakan.

Mungkin ini. Mungkin itu.entahlah.
Sepertinya sebuah petanda.

Thursday, 7 August 2014

Mean.

Kenapa kadang kadang cinta itu sifatnya menghancurkan?


Sepertinya kalau mencintai itu maksudnya memberikan sebilah pisau tajam kepada seseorang dan merelakan diri di tikam berulang kali.
tanpa boleh mengelak, mengeluh atau melawan.

Ini suatu hubungan yg abusif.
aku tahu.
fizikal emosional dan mental
dihukum secara masif dan total.
Suatu yang sungguh tidak sihat.
aku tahu.

tapi apa yang mampu aku lakukan?
Kalau cinta ini terlalu dalam dan tidak boleh dipulangkan?